Pada hari Senin (9/2/2026) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyelenggarakan Rapat Koordinasi yang diikuti oleh jajaran struktural, Penyuluh Pertanian, serta Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).
Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan sinergi antara Dinas, Penyuluh Pertanian, dan POPT. Sinergi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program strategis Kementerian dan Pemerintah Daerah, khususnya di sektor pertanian, agar berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selanjutnya, Koordinator POPT menyampaikan arahan terkait perlunya meningkatkan kewaspadaan terhadap Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) serta dampak perubahan iklim yang berpotensi memengaruhi produktivitas pertanian. Upaya deteksi dini, pengendalian, dan pelaporan lapangan menjadi perhatian utama dalam menghadapi kondisi tersebut.
Pada kesempatan yang sama, masing-masing Kepala Bidang memaparkan program kerja dan rencana kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi bidangnya, sebagai bentuk sinkronisasi dan penyelarasan program lintas sektor.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja (Kartimker) Penyuluh Pertanian menyatakan kesiapan Penyuluh Pertanian untuk mendukung penuh program Kementerian, khususnya dalam upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT), serta pendampingan percepatan olah tanam di tingkat lapangan.