Lamongan, 15 Januari 2026. Gerakan Pengendalian Xanthomonas dan Tikus.
Lamongan - Pada hari Kamis (15/01/2026), telah dilaksanakan kegiatan gerakan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), yang meliputi pengendalian penyakit Xanthomonas di Kecamatan Sarirejo serta pengendalian hama tikus di Kecamatan Babat, bersama POPT dan Penyuluh BPP Kecamatan. Gerakan pengendalian ini perlu dilakukan karena serangan OPT tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan tanaman secara luas, menurunkan produktivitas dan kualitas hasil panen, bahkan menyebabkan gagal panen apabila tidak segera ditangani.
Penyakit Xanthomonas dapat menyebar dengan cepat melalui air, angin, maupun aktivitas manusia, sehingga memerlukan tindakan pengendalian secara serentak dan terpadu. Sementara itu, hama tikus merupakan salah satu penyebab utama kehilangan hasil panen karena merusak tanaman sejak fase awal pertumbuhan hingga menjelang panen. Populasi tikus di lahan pertanian Kecamatan Babat beresiko meningkatkan kerugian petani apabila tidak dikendalikan secara bersama-sama.
Oleh karena itu, gerakan pengendalian ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan dini, guna menekan tingkat serangan OPT, menjaga stabilitas produksi pertanian, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sarirejo dan Kecamatan Babat. Kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif petani dan petugas lapangan dalam menerapkan pengendalian hama dan penyakit secara berkelanjutan.