PENERAPAN TEKNOLOGI PERTANIAN DI KABUPATEN LAMONGAN MELALUI PENGGUNAAN TRANSPLANTER DAN DRONE PERTANIAN
Pada Hari Kamis (7/5/2026), Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pertanian modern, maju, dan berkelanjutan melalui penerapan teknologi pertanian di berbagai wilayah sentra produksi padi.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni penggunaan alat dan mesin pertanian modern berupa transplanter dan drone pertanian guna meningkatkan efisiensi serta produktivitas usaha tani. Penggunaan mesin transplanter membantu petani dalam proses tanam padi agar lebih cepat, rapi, dan seragam sehingga mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih optimal. Selain itu, teknologi ini juga mampu menghemat tenaga kerja dan biaya produksi di tengah keterbatasan tenaga kerja pertanian.
Modernisasi pertanian juga diterapkan melalui penggunaan drone pertanian untuk kegiatan penyemprotan dan pemupukan tanaman. Dengan teknologi ini, proses pengendalian organisme pengganggu tanaman dan aplikasi pupuk dapat dilakukan lebih efektif, presisi, dan menjangkau area lahan yang lebih luas dalam waktu singkat. Penggunaan drone juga membantu mengurangi kontak langsung petani dengan bahan kimia pertanian sehingga lebih aman dan ramah lingkungan.
Penerapan teknologi pertanian ini menjadi bagian dari transformasi pertanian modern di Kabupaten Lamongan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen, mempercepat musim tanam, serta memperkuat ketahanan pangan daerah demi mendukung kesejahteraan petani Lamongan.